by

Pengamat: LBP Harus Belajar Sejarah Pertamina

-Nasional-60 views

Jakarta, Indonesiaxpost – Belum lama ini, masyarakat Kabupaten Koname, Sulawesi Selatan bentrok dengan aparat Kepolisian di Bandara Koname. Bentrokan ini terjadi akibat penolakan warga setempat terkait kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina. Sedikitnya seratusan TKA Cina yang mendapat ‘perlindungan’ dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP).

“LBP itu harus belajar sejarah dari JM Pattiasina dan Ibnu Sutowo bagaimana mengelola sumber daya perminyakan dari kilang yang luluh lantak akibat Perang Dunia II menjadi perusahaan perminyakan nasional,” ungkap Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah, kepada indonesiaxpost.com, Senin (6/7/2020), di Jakarta.

Terkait kondisi usaha perminyakan saat itu, lanjut Amir, Bung Karno (BK) berpikir bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelola sumber perminyakan tersebut. Menindaklanjuti pemikiran dan perintah BK, JM Pattiasina mendirikan Sekolah Teknik Perminyakan (STP) di Pangkalan Brandan, Kabupaten Lahat, Sumatera Utara.

Langkah selanjutnya, dengan ketersedian SDM dan pengalaman pada bidang perminyakan Pertamina berdiri dengan Direktur Letjen  Ibnu Sutowo dan Wakil  Direktur Mayjen JM Pattiasina. Pertamina merupakan gabungan dari PT Permina dan PT Pertamin.

Menilik sejarah ini, kata Amir, LBP bisa meneladani sejarah tersebut dengan menyiapkan pemuda atau warga Koname dan Maluku Utara atau daerah lainnya dengan memberikan pendidikan dan pelatihan terkait dengan usaha pertambangan di sana. “Dengan demikian bisa menekan gejolak yang tidak diharapkan dengan cara lebih banyak memasukan warga setempat sebagai tenaga operasional pada perusahaan tersebut,” urai Amir.

Guna lebih memahami sejarah tersebut, tandas Amir, LBP bisa datang ke Pusat Sejarah Militer di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. “Gedung itu menyimpan semua dokumen yang berkaitan untuk kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Amir. *man

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed