by

Charles LO Simbolon Kecewa, Hakim Tunda Bacakan Putusan Sidang Atas Gugatannya Ke Bank Mega

Jakarta,Indonesiaxpost.com-Sidang Perkara Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Nomor Perkara 364/Pdt.G/2020 ditunda untuk dibacakan hari ini, Kamis 10 Desember 2020.

Dari laman yang dipublikasikan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam website : http://sipp.pn-jakartaselatan.go.id/index.php/detil_perkara disebutkan detail perkara antara Charles Simbolon yang menggugat Bank Mega.

Dalam perkara ini Charles Simbolon sebagai konsumen PT. BANK MEGA, Tbk., KCP Jakarta Kuningan Card Center menyatakan TERGUGAT PT. Bank Mega tidak berhak memberikan data pribadi Penggugat selaku nasabah yang dijamin kerahasiaannya di hadapan hukum oleh Tergugat selaku Bank yang memberi fasilitas kredit kepada oknum Pihak Ketiga (debt collector) / Premanisme untuk melakukan penagihan yang tidak manusiawi dan tidak wajar dengan mengancam keselamatan anak Penggugat;

Kedua, Menyatakan perbuatan TERGUGAT yang telah menyebarkan atau meberikan data Penggugat selaku nasabah Tergugat tanpa sah atau tidak sesuai dengan prosedur/aturan perundang-undangan kepada oknum Pihak Ketiga (debt collector) / Premanisme, yang mana oknum Pihak Ketiga telah melakukan penagihan dan ancaman terhadap Penggugat dan anak Penggugat via aplikasi WhatsApp telepon seluler adalah Perbuatan Melawan Hukum;

Ketiga, menyatakan perbuatan Tergugat yang telah mengada-ngada atau menuduhkan penambahan 5 (lima) kartu kredit atas nama Penggugat adalah perbuatan melawan hukum dengan tidak benar dan tidak memiliki dasar data dan dasar hukum.
Hari Kamis (10/12/2020) merupakan saat yang ditunggu-tunggu Charles LO Simbolon yang telah memberikan kuasa hukumnya kepada Law Firm Togar Situmorang cabang utama DKI Jakarta, karena Charles sudah siap mendengar hasil putusan sidang yang dijalaninya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan Nomor Perkara 364/Pdt.G/2020 tersebut.

Namun Charles LO Simbolon menjadi sangat kecewa, karena saat mendengar Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua, Suharno SH.,MH dan anggota Elfian, SH.,MH dan Yosdi, SH dan Panitera Pengganti Yustitin, SH, terpaksa ditunda diakibatkan Putusannya belum siap dan pihak tergugat yakni Bank Mega tidak hadir.

Tim kuasa hukum dari Law Firm Togar Situmorang cabang utama DKI Jakarta, yakni Darius Situmorang, SH kepada wartawan seusai mendengar putusan sidang tersebut mengatakan, sesuai dengan panggilan sidang dari PN Jakarta Selatan tanggal 10 Desember 2020 akhirnya ditunda.

“Memang benar dari jadwal sidang putusan hari ini ditunda, karena menurut Hakim Ketua putusannya belum siap. Dan disamping itu juga, pihak tergugat dari Bank Mega tidak hadir, tentunya sangat kecewa. Dan sidang selanjutnya dengan putsan pada tanggal 21 Januari 2021, ada apa gerangan dengan penundaan ini sebenarnya,” Ungkap Darius Situmorang.

Dalam jumpa pers di kantor Law Firm Togar Situmorang, Jl. Kemang Selatan Raya No.99 Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jakarta Selatan itu, Darius Situmorang SH dengan Tim advokatnya Romi SH, Aloysius Carol Gultom SH, Dian Ananta SH, Arif Azharrahman SH, Haikal Praditya Hadi SH bersama-sama kliennya Charles LO Simbolon memberikan keterangan kepada para wartawan.

“Saya sungguh sangat kecewa dari apa yang disampaikan Majelis Hakim, dari hasil sidang hari ini tidak profesional. Dengan dalih keterbatasan akibat Covid-19 yang memang kita jaga, saya juga harus sering dirumah, seharusnya kalau memang hari ini menjadi putusan apapun yang terjadi harus hari ini, kalau diundur undur terus kapan selesainya,” tambah Charles Simbolon dengan penuh kecewa.

Sidang putusan nomor perkara 364/Pdt.G/2020 PN Jaksel selanjutnya akan digelar pada hari Kamis, 21 Januari 2020. “Mudah-mudahan sidang putusan nanti berjalan tanpa kembali ditunda, dan diambil keputusan yang benar dan seadil adilnya,” pungkas Darius Situmorang, SH.(Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed